Pembagian Zakat Setiap Tahun Ricuh

Rabu, 01-09-2010 00:45 WIB | Rumah bg yal dharmasraya | 4315 hit | 3 komentar | Agama | Anton Hilman
Bagikan

Bismillahirahmaanirrahiim.

Alhamdulillah. Washolatu wa ‘alaa rasulillah wa ‘alaa ‘alihi wa man tabi’ahum bi ihsan illaa yaumiddin. Amma ba’du.

Beberapa waktu lalu, di Pasuruan, salah seorang pengusaha ternama
memberikan zakat kepada fakir miskin. Tak ayal hal ini disambut gembira
oleh kaum papa dan duafa. Mereka berbondong-bondong ke rumah sang
dermawan ini untuk menerima zakat yang diberikan per orang sekitar Rp.
30.000,-. Yang jelas ini bukan zakat fitrah, sebab zakat fitrah adalah
makanan pokok, sedangkan yang dilakukan oleh sang Dermawan ini adalah
zakat mal. Namun na’as sekali karena ternyata setelah itu yang terjadi
adalah korban berjatuhan karena berdesak-desakan, terinjak-injak, tidak
bisa bernafas hingga akhirnya maut datang nyawa meregang. Beberapa orang
yang terluka segera di bawa ke rumah sakit terdekat.

Semiskin itukah Indonesia?

Pertanyaan yang pertama kali terlintas di benak saya adalah “Semiskin
itukah Indonesia?” atau memang ada yang sengaja “Pura-pura miskin”,
sehingga hanya untuk uang Rp. 30.000,- saja mereka berebut? Bahkan data
di lapangan menyebutkan kalau mereka ada kurang lebih 5.000 orang miskin
yang tumpah ruah di tempat tersebut. Allahu Akbar. Isu krisis moneter
dan naiknya bahan pangan serta isu kekurangan pasokan minyak, serta
melambungnya harga minyak dunia mengakibatkan manusia berkorban segala
cara agar ia bisa mendapatkan rejeki, entah itu rejeki yang halal
ataupun haram.

Sehingga ketika seseorang mendengar ada kata “uang”, atau “pembagian
sembako” yang artinya gratis, maka mereka dengan serta merta
mengikutinya. Ada yang benar-benar miskin dan mereka meminta. Namun ada
orang yang padahal dia mampu, tapi pura-pura miskin, sehingga dapat
gratisan. Bangsa Indonesia ini kebanyakan orang malas. Kita bisa melihat
bagaimana sampah yang ada di sekitar kita. Sudah ada tong sampah di
pinggir-pinggir jalan, tapi masih ada plastik atau bungkus-bungkus lain
yang ada dan tercecer di pinggir jalan. Putung rokok pun menjadi lahan
bagi para pemulung. Memunguti sampah-sampah yang berceceran akibat orang
yang “berpendidikan” tapi tak menggunakan hasil dari pendidikannya.

Indonesia mulai jatuh ketika krisis moneter melanda. Dengan
melambungnya harga kebutuhan pokok, dollar yang naik, harga minyak juga
naik. Indonesia yang rata-rata penghasilan perbulan rakyatnya kurang
dari 100 US$ pun makin tercekik, mereka meronta dan meminta-minta belas
kasihan. Bahkan pengemis di Indonesia adalah salah satu profesi.
Sebagaimana yang pernah masuk di koran jawapos,
beberapa waktu lalu. Allahu Akbar, namun di sisi lain, banyak juga
orang yang memiliki mobil dan motor. Jalan-jalan ke luar negeri lebih
banyak. Bahkan quota haji di Indonesia meningkat. Jalanan makin macet,
dan banyak orang yang beli rumah. Sebenarnya dilihat dari manakah
Indonesia itu miskin?

Membagikan Zakat bukan dengan Cara Memanggil Orang yang Membutuhkan, tapi Mendatanginya

Zakat adalah kewajiban bagi orang yang mampu, apabila hartanya sudah
jatuh nishab. Nishab seseorang itu dihitung hartanya pada putaran 1
tahun. Misalnya anda punya harta 100 juta, kemudian setelah 1 tahun maka
harta 100 juta itu harus dizakatkan 2,5 %. Batas nishab adalah 100 gram
emas. Jadi kalau harta seseorang tidak sampai 100 gram emas, maka ia
tak wajib untuk zakat. Atau sesuai dengan nishab harga 1 gram emas yang
berlaku di negaranya. Untuk masalah menghitung zakat silakan anda lihat
link berikut.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa
Sallam mengutus Mu’adz ke negeri Yaman –ia meneruskan hadits itu– dan
didalamnya (beliau bersabda): “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan
mereka zakat dari harta mereka yang diambil dari orang-orang kaya di
antara mereka dan dibagikan kepada orang-orang fakir di antara mereka.”
Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Bukhari.

Allah berfirman dalam surat Al Mu’minun ayat 4:

artinya: “Dan orang-orang yang membayar zakat”.

Allah benar-benar menyatakan bahwa membayar zakat adalah salah satu
sifat dari orang yang beriman. Membayar zakat diambil harta mereka dari
orang-orang kaya yang mampu untuk kemudian diberikan kepada mereka yang
tidak mampu. Allah mengatakan bahwa orang-orang yang membayar zakat
adalah orang-orang yang beruntung. Dan memang setiap mereka yang
berbisnis dengan Allah di dalam masalah zakat, maka mereka akan
beruntung. Kepada Allah-lah setiap perkara itu dikembalikan. Karena
dengan kuasa-Nyalah Allah menciptakan rizqi yang selalu kita makan.
Allah juga yang mengambilnya lagi suatu saat nanti.

Kemudian bagaimanakah sebaiknya pembagian zakat itu? Apakah sudah
benar cara yang dilakukan sang dermawan tersebut? Jawabnya, pembagian
zakat yang benar adalah yaitu sesuai dengan maksudnya membagi.
Maka yang benar adalah mendatangi rumah keluarga yang miskin tersebut.
Sebagaimana yang sering dilakukan oleh amil zakat dari dulu sampai
sekarang. Jadi tidak perlu memberikan pengumuman besar-besaran. Sebab
mudharatnya lebih besar. Apa saja mudharatnya?

1. Akan terjadi perebutan, padahal maksud dari pembagian zakat adalah merata, bukan untuk rebutan.

2. Ada pihak-pihak yang berusaha menipu dengan pura-pura jadi orang miskin dan meminta-minta.

3. Tidak terkoordinir dengan baik.

4. Zakat tidak tersalurkan dengan baik.

5. Mendatangkan sifat sombong dan riya’.

Seperti yang dikatakan oleh ketua MUI di salah satu liputan di TV.
Bahwa yang terjadi di Pasuruan itu sangat disayangkan. Sebab yang benar
adalah membagikan langsung kepada keluarga miskin, bukan dipanggil.
Sehingga kita harus menghindari sifat riya’ (ingin dilihat). Padahal
maksud dan tujuan zakat bukan itu, tapi mensucikan diri dan harta.

Bahkan saya berpendapat cara yang ditempuh oleh sang dermawan
tersebut malah terkesan ingin dilihat. Dengar kabar juga peristiwa itu
tiap tahun pasti ada, dan korbannya juga ada. Kalau sudah tahu tiap
tahun pasti ada korban, kenapa masih dilakukan? Allahu Akbar.

Percaya Kepada Badan Zakat atau Berikan Langsung Kepada yang Berhak

Kita tinggal milih diantara 2 hal ini. Adapun cara membagi zakat yang
benar adalah dengan mendata setiap keluarga miskin yang ada di tempat
tersebut. Misalnya keluarga miskin di sebuah desa dari penduduknya
berjumlah 100 orang yang miskin ada 2 orang. Maka dari 98 orang yang
ditarik zakat 2,5 kg beras misalnya. Maka hasilnya 2,5kg x 98 = 245 kg
beras. Kemudian dari 245 itu dibagikan ke 2 orang miskin tadi. Lho kaya
dong orang yang dikasih?

Tujuan zakat adalah menjadikan orang yang miskin tidak miskin lagi.
Dan menjadikan orang-orang baik yang kaya dan miskin bersyukur atas
nikmat yang mereka dapatkan. Coba kalau dari 98 orang tadi membayar
zakat mal, misalnya mereka punya harta 100 juta, diambil 2,5% jadi
tinggal 2,5 jt x 98 = 245 jt, dan 245 jt itu dibagi 2 untuk 2 orang
miskin. Maka kalau begini caranya niscaya tidak akan ada lagi orang
miskin di Indonesia ini. Lalu kenapa di Indonesia masih banyak orang
yang miskin? Ada sebab, diantaranya:

1. Mereka tidak faham terhadap dien.

2. Mereka tidak pernah membayar zakat padahal sudah jatuh tempo.

3. Tidak percaya kepada lembaga badan zakat.

Membayar dengan titip kepada badan zakat tidaklah mengapa. Sebab
mereka diberikan kewajiban untuk menyalurkan zakat pada masyarakat yang
kurang mampu. Dan mereka sudah faham cara membaginya. Terkecuali
orang-orang yang memang tidak tahu menahu. Tapi sejauh pengamatan di
lapangan rata-rata badan amil zakat faham betul masalah zakat, apalagi
diawasi langsung oleh MUI dan DEPAG. Kalau membayar langsung, hendaknya
kita juga harus hati-hati, sebab bisa jadi kalau kita membayar langsung
kepada orang yang membutuhkan kalau ketahuan orang lain, akan
mengakibatkan kecemburuan sosial. Hal ini harus diperhatikan juga. Tidak
ada salahnya memberikan langsung, namun perlu dilihat mudharat dan
mafsadatnya. Wallahu’alam.

sumber

VIDEO NARUTO SHIPPUDEN TERBARU

Untuk Download Video Naruto klik kanan download dan pilih SAVE LINK AS
Share on: | BOB
Seluruh artikel di Hilman.web.id dapat anda perbanyak, cetak, modifikasi dan distribusikan secara bebas, asal tetap mencantumkan sumber URL.
Akses http://m.hilman.web.id di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda

KOMENTAR

http://www.hilman.web.id/posting/blog/1058/pembagian-zakat-setiap-tahun-ricuh.html
www.microsoftwindows7key.com #1 salekey
windows 7 key

[ Minggu, 28-11-2010 11:01 WIB ]

windows7keystore is a KEY online AUTHORIZED RETAILER, sales genuine MICROSOFT windows 7 key ,Windows Vista Key,Windows XP Key,Windows Server 2008 key,Windows 2003 Key,Office 2010 key,Office 2007 Key,Anti-virus Key,Other Office Key.preferential price,and we guarantee 100% activation,Or full payment back.

BROWSER: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; zh-CN; rv:1.9.2.12) Gecko/20101026 Firefox/3.6.12 | IP: 125.113.183.206

narutopedia-express.blogspot.com/ #2 naruto 509
konohagakure

[ Rabu, 15-09-2010 10:31 WIB ]

ahh..selalu begitu! dsar rakyat indonesia icon

BROWSER: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.2.3) Gecko/20100401 Firefox/3.6.3 | IP: 125.165.165.86

narutopedia-express.blogspot.com #3 naruto 508
konohagakure

[ Jumat, 03-09-2010 12:08 WIB ]

yak, begini lah realitas sosial di negara kita.. takkan ada ujungnya.

BROWSER: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9) Gecko/2008052906 Firefox/3.0 | IP: 125.165.165.86

KIRIM KOMENTAR

Untuk menampilkan pic di komentarmu, gunakan email account Gravatar kamu untuk pic komentar. belum punya account Gravatar? klik disini
Nama :
Email/blog :
Alamat/kota :
Komentar :
security code *masukkan 3 kode terakhir

Saya menerima komentar terkait posting yang ditampilkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab anda. Saya berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Naruto Shippuden Episode 211

naruto shippuden videos taken from www.narutoget.com
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.
pasang iklan di http://hilman.web.id

DAILYLOG

kartu as dan telkomsel

sebelumnya...

Directory

RSS FEED

RSS Feed url: http://www.hilman.web.id/rss.php [Valid RSS]

WHERE R U FROM

Anda tanpa proxy
IP anda: 54.167.11.16
(ec2-54-167-11-16.compute-1.amazonaws.com)
1