Kesederhanaan Presiden Iran, Ahmadi Najad

Minggu, 20-11-2008 WIB | | 4680 hit | 1 komentar | Politik | Anton Hilman
Bagikan

Lho kan sebelumnya sudah di posting? saya menemukan sumber lengkap lainnya tentang kesederhanaan presiden Iran ini. silahkan baca dan lihat foto-foto dibawah ini. bulu kuduk saya berdiri membaca dan melihat foto-fotonya. makasih buat BekasiNews:

Sisi Kehidupan Kehidupan Presiden Iran, Ahmadi Najad(terjemahan atas Wawancara sang Presiden dengan The Fox News TV Amerika).

The Fox New TV (US) mewawancarai Presiden Republik Iran, Ahmadi Najad:

FTV : Saat Anda melihat kaca di pagi hari, apa yang anda katakan buat diri anda sendiri?

AHD
: Saya melihat orang di dalam kaca dan mengatakan kepadaku : “Ingat,
anda tidaklah lebih dari sekedar pembantu biasa, hari-harimu harus kau
isi dengan tugas berat, yakni melayani masyarakat, bangsa dan Negara
Iran”.

presiden tidur

Kesederhanaan
Ahmadi Najad tampak dari kebiasaan tidurnya yang hanya  beralaskan
karpet lantai dengan selimut dan bantal seadanya.

 

Dan berikut ini ulasan sang wartawan lebih lanjut :

 Ahmadi
Najad, sosok presiden Iran yang mengherankan banyak orang karena
merupakan presiden yang selalu datang paling awal di kantor
kepresidenan. Dia melakukan ketidakbiasaan, yakni mengganti karpet
kebesaran di Masjid Besar Teharan, dengan karpet biasa yang murah
harganya.

 Ahmadi Najad
berpendapat bahwa terdapat banyak sekali pemborosan negara dalam
menermia tamu VIP dan dia meminta untuk mengakhiri semua bentuk
pemborosan tersebut kepada Protokol Istana, dan minta untuk mengganti
ruangan dengan perabotan yang sederhana seperti cukup dengan kursi kayu
yang lebih mencerminkan kenyataan kesederhanaaan.

 Pada
banyak kesempatan, sang presiden bergabung dengan Petugas Kebersihan
Kotamadya untuk membersihkan jalan di area dimana rumah dan kantor
kepresidenan berlokasi.

 iconibawah
kekuasaannya, para menteri yang diangkat selalu mendapatkan banyak
catatan dari Ahmaddi Najad terutama penekanan serius untuk peduli
kepada rakyat miskin dalam setiap programnya, serta semua akun rekening
menteri ybs dan sanak saudaranya akan senantiasa dipantau oleh Presiden
setiap saat. Para Menteri tersebut diharapkan kelak meninggalkan
jabatannya secara mulia, serta tidak dibenarkan mengambil segala
keuntungan dari jabatan dan kantornya.

Sebagai
teladan, Ahmaddi Najad memulai dari dirinya sendiri. Sekalipun memimpin
negara yang kaya raya minyak, namun sang Presiden hanya memiliki sebuah
kendaraan tua Peugeuot 504 tahun 1977, sebuah rumah tua yang tidak
seberapa besar sebagai warisan dari ayahnya 40 tahun yll di wilayah
miskin disekitar Teheran. Tabungannya bersaldo 0 alias tidak
memiliki uang ditabungannya. Honor dari universitas dimana dia mengajar
hanya sekitar US $ 250 (sekitar Rp. 2.350.000,-) saja.

Informasi
lain adalah, pak Presiden masih menempati rumah tinggal warisan orang
tuanya. Dia enggan menempati rumah jabatan. Itulah semua yang
dimilikinya. Sebagai seorang presiden dari salah satu Negara yang
memiliki peran strategis secara ekonomi, politik terutama sector minyak
dan Hankam nya diseluruh dunia, Ahmad di Najad tetaplah sederhana.

Dia
bahkan tidak mengambil gajinya sebagai Presiden dengan alasan bahwa
“kekayaannya” itu adalah milik Negara yang harus dikembalikan ke Negara
dan dia sangat “menjaga” dari hal-hal yang demikian.

Sisi
kehidupan lain dari Ahmaddi Najad yang berkesan dimata para staff
kepresidenan adalah, dia selalu membawa sendiri tasnya setiap hari. Tas
itu selalu terdapat “sandwich”  sebagai sarapan paginya atau hanya sekedar roti dengan mentega yang disiapkan istrinya, dimana “menu” itu  menjadi  sarapan rutin tiap paginya. Dia menghentikan segala bentuk kiriman makanan-makanan mewah yang diagendakan lembaga kepresidenan.

Ahmadi
Najad juga mengganti Pesawat Keprsidenan yang sangat eksekutif menjadi
hanya cukup pesawat kargo saja untuk menghemat belanja publik, dan dia
senantiasa meminta agar ditempatkan di penerbangan reguler di klas
ekonomi saja bila bepergian ke negara sahabat.

Ahmadi
Najad ketat mengawasi para menterinya. Setiap hari dia rapat dengan
para pembantunya tersebut untuk mengetahui aktivitasnya dan seberapa
efisien yang mereka kerjakan. Dia juga mendekatkan kantornya kepada
menter-menteri pembantunya tersebut dan mempersilakan mereka untuk
berkunjung setiap saat tanpa permisi dan tanpa keprotokoleran segala.
Dia menyetop segala bentuk upacara seremonial seperti upacara
kenegaraan secara mewah, dengan aubade inspeksi pasukan diatas karpet
merah, serta segala bentuk foto-foto seremonial hingga bentuk-bentuk
ucapan selamat datang bila dia maupun para menterinya berkunjung ke
isuatu tempat.

Bila dinas ke suatu
tempat, Ahmadi Najad selalu minta kepada petugas Daerah bahwa tidak
perlu disediakan hotel dengan ruangan mewah dan kasur yang besar dan
empuk, karena dia tidak suka tidur di tempat itu. Dia lebih menyukai tidur di lantai dengan alas seadanya dan sebuah selimut saja.

Foto-foto diatas menunjukkan betapa sederhananya Ahmadi Najad.

Nampak
bahwa Presiden Iran ini tidur di ruang tamu di rumah kediamannya
setelah para pengawalnya berlalu. Foto diambil oleh adiknya yang
bekerja di Kantor Surat Kabar Wifaq dan  mempublikasikan
foto ini hingga gambar ini menjadi gamabr penting di dunia dan
disebarluaskan di banyak surat kabar dan majalah di dunia, termasuk
diantaranya di Amerika.

Di ruang tamu

Pada
segmen lain, pak Presiden tidak memiliki ruang tamu yang megah dengan
segala atributnya. Dia hanya duduk bersila beralaskan karpet kecil,
memberi keterangan atas wawancara para wartawan di ruang tamunya.

 Jamaah

Apabila
sholat berjama’ah, Ahmaddi Najad tidak pernah meminta selalu di Shof
pertama. Dia meminta dianggap sebagai jamaah biasa, yang hak dan
kewajibannya sama dengan jamaah lainnya. Apabila tidak berhalangan
janji, dan sudah tiba saatnya sholat, dia tidak sungkan sholat ditepi
jalan, karena baginya semua tempat adalah Masjid.

Sholat di jalan

Dan yang terakhir adalah foto di ruang makannya, dimana beliau “enjoy” duduk sila menyantap makanan siangnya.

 lunch

Semoga
bisa menjadi cerminan bagi kehidupan kita. Terutama yang kini diberi
amanah pangkat, jabatan dan kedudukan oleh masyarakat Indonesia.

Indonesia?

VIDEO NARUTO SHIPPUDEN TERBARU

Untuk Download Video Naruto klik kanan download dan pilih SAVE LINK AS
Share on: | BOB
Seluruh artikel di Hilman.web.id dapat anda perbanyak, cetak, modifikasi dan distribusikan secara bebas, asal tetap mencantumkan sumber URL.
Akses http://m.hilman.web.id di mana saja melalui ponsel, Blackberry, iPhone, atau Windows Mobile Phone Anda

KOMENTAR

http://www.hilman.web.id/posting/blog/328/kesederhanaan-presiden-iran-ahmadi-najad.html
diddlina-fify@hotmail.it #1 salah
sa

[ new post Hari ini jam WIB ]

ونعم الراعي
anton: apa bacanya tu ya. kalo ga pake baris aga susah bacanya "wanigmal rungi" ya?

KIRIM KOMENTAR

Untuk menampilkan pic di komentarmu, gunakan email account Gravatar kamu untuk pic komentar. belum punya account Gravatar? klik disini
Nama :
Email/blog :
Alamat/kota :
Komentar :
security code *masukkan 3 kode terakhir

Saya menerima komentar terkait posting yang ditampilkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab anda. Saya berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Naruto Shippuden Episode 211

naruto shippuden videos taken from www.narutoget.com
Flash Player dibutuhkan untuk memutar video.
pasang iklan di http://hilman.web.id

DAILYLOG

kartu as dan telkomsel

sebelumnya...

Directory

RSS FEED

RSS Feed url: http://www.hilman.web.id/rss.php [Valid RSS]

WHERE R U FROM

Anda tanpa proxy
IP anda: 54.234.74.85
(ec2-54-234-74-85.compute-1.amazonaws.com)
1