Rabu, 17-02-2010 20:41 WIB | diposting dari rumah | hit: 1352 | komentar: 12 | Programming
Awal dengar digilib dari bg aulia waktu diskusi malam kemaren. Sekilas saya mendengar databasedigital library UNP tidak dinormalisasi. di manual pemakaian yang field penerbit di entri atau diketikkan. yang otomatis akan membuat ambigu. kenapa? database akan menganggap beda ofset dan offset. dari sekian buah buku terbitan andi offset yang di entri pasti ada kesalahan huruf atau salah tulis atau salah ketik.
Setelah diskusi itu saya hanya mikir-mikir wah parah juga itu ko gak dibuat tabel masternya. nanti entri tinggal pilih penerbit kalau tidak ada di list bisa di add. jadi gak terjadi duplikasi data atau data ditulis berulang2. saya rasa dosen Sistem Basis Data saya Drs. Elfi Tasrif, MT akan lebih jelas menjelaskan kalau tentang database ini. database baginya sudah seperti makanan sehari2. normalisasi tabel, itulah inti kuliah databasenya. kalau tugas akhir database belum ok jangan berharap maju ke langkah berikutnya.(terbayang apa komentar dosen saya yang ceplas-ceplos ini kalao samapi lihat hal ini
)
Kecemasan saya semakin besar karena pembuat softwaredigital library dan software portal akademik online di UNP saat ini adalah sama, Gamatechno(terakhir di cek webnya pindah dari cms sendiri ke joomla...). Kalau saja databaseportal akademik dibuat seperti databasedigilib bisa dikatakan database akademik UNP akan menuju kekacauan. semoga saja tidak ![]()
Sebenarnya memang tidak arif menyerahkan sistem akademik sebuah universitas pada seorang programmer. minimal 2 orang programmer dan 2 orang database enginer. Saya sangat berharap sekali database akademik yang telah dipakai beberapa semester ini dulu sudah di OK kan para ahli-ahli database di UNP terutama dari FT dan juga pak doni dari pustaka UNP yang awalnya membuat software pustaka dengan foxpro seingat saya. Tapi saya percaya pada tim IT UNP yang memang berisi dosen-dosen saya di FT dulu.
Barusan saya melihat langsung tampilan online digilib UNP dari laptop compaqmas eko. tampilan awal sederhana saja langsung menyuguhkan pencarian. dan pencarian tingkat lanjut. untuk mencoba pencarian saya masukkan kata INTERNET dan mengklik search. digilib mencari buku2 dan mendapatkan hasil 13 buah buku.
Setelah saya amati hasil pencarian ada yang lucu
, terdapat 3 nama untuk penerbit yang sama dengan tulisan dan huruf yang berbeda. ada ANDI, Andi Ofset dan Andi. yang memang maksunya adalah Penerbit ANDI yogyakarta. saya jadi mikir. kalau saya cari berapa buku terbitan andi, berapakah hasilnya ![]()
Melihat hal ini baru saya teringat kata-kata bg aulia kemarin malam tentang field penerbit yang diketikkan. jadi memang databasenya tidak normal. atau mungkin juga hanya memang sekedar pemindahan dari tabel excel ke database
.

Sekarang saya coba cari berdasarkan penerbit di pencarian tingkat lanjut, saya masukkan kata ANDI di field penerbit dan menghasilkan 197 buku dan... seperti sebelumnya akan banyak andi andi ofset nya. heheh(kayaknya programmernya offset neh
) ada andi dengan satu F Andi Ofset dan ada dengan 2 F Andi Offset. ya sudah saya coba lihat halaman berikutnya...
Uppss..!!!
![]()

Hasil pencarian internet tadi hilang
dan halaman menampilkan halaman 11-20 dari 38703 buku. yang kalau di teliti ini jumlah semua koleksi buku. ada kesalahan fatal disini karena keyword pencarian tak di bawa ke halaman berikutnya sehingga sistem menganggap input kosong dan menampilkan semua buku.. hufff ![]()
Mungkin masih ada lagi tapi saya sudahi saja, saya tulis di blog supaya jadi perhatian pihak kampus saya. berarti memang software hasil gamatechno tidak di cek dulu oleh tim IT UNP. Tadi juga sempat cek file css nya ada copyleftHerman Saksono, Gamatechno 2006. sekarang sudah 2010
. tapi walau 2006 gak nyangka juga gamatechno akan membuat software dengan kesalahan fatal seperti diatas. yang notabene adalah perusahaan dengan beberapa programmer dan database enginer(kalo salah maaf)
Terpikir lagi software portal akademik apakah tidak seperti ini juga?atau agak seperti ini? wah terbayang kan kacawnya. ini database tidak main2, data ribuan mahasiswa dan ribuan nilai ratusan dosen....bla blabla
[ Jumat, 16-07-2010 15:50 WIB ]
yah saya tidak akan berkomentar banyak.. yang namanya hidup tuh sering terjadi kesalahan maupun kesalahpahaman..BROWSER: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.1.10) Gecko/20100504 Firefox/3.5.10 | IP: 125.163.252.14
[ Jumat, 16-07-2010 15:46 WIB ]
yah saya tidak akan berkomentar banyak.. yang namanya hidup tuh sering terjadi kesalahan maupun kesalahpahaman..BROWSER: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.1.10) Gecko/20100504 Firefox/3.5.10 | IP: 125.163.252.14
[ Selasa, 23-02-2010 03:26 WIB ]
Kenapa field penerbit di digilib tidak dinormalisasi oleh developer?BROWSER: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.0.
Gecko/2009032609 Firefox/3.0.8 (.NET CLR 3.5.30729) | IP: 114.58.220.65

hahaha....seharusnya developer lebih kritis...sama aja klo disuruh terjun jurang...ya terjun dulu baru pikir akibatnya...hahahaha....developer kan bisa kasih saran sama user...
masa disuruh bikin barang tapi ga ditanya2 dulu dan klo dapat dikasih saran seperti apa bagus barang yang akan dibikin...
yang namanya user...ya jelaslah ga tau teknis2 kayak gitu...yang penting bagi user...bisa melakukan searching aja ya udah...nah sekarang itukan tanggung jawab moral developer, sebagai developer kan ngerti prinsip2 perancangan yang baik...
klo user mana ngerti...
dasar...hahahaha...
reply to
[ Jumat, 19-02-2010 15:53 WIB ]
mbah e digilib pada komen semua..BROWSER: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.0.
Gecko/2009032609 Firefox/3.0.8 (.NET CLR 3.5.30729) | IP: 125.163.236.131
[ Jumat, 19-02-2010 15:22 WIB ]
yg nggak bisa tuh opertor-nya, masak ngentri data aja bisa gonta ganti...BROWSER: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.1.
Gecko/20100202 Firefox/3.5.8 | IP: 118.97.48.162
[ Jumat, 19-02-2010 15:20 WIB ]
yg nggak bisa tuh opertor-nya, masak ngentri data aja bisa gonta ganti...BROWSER: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.1.
Gecko/20100202 Firefox/3.5.8 | IP: 118.97.48.162
ngomong bertanggung jawab yah.. tersinggung ntar yang ngentri, anda bisa ngentri data buku ribuan pas ngetik penerbit itu-itu aja, gak salah-salah? apa gak bete tuh ngetik itu-itu trus ratusan bahkan ribuan kali
kan mending combo box ![]()
[ Jumat, 19-02-2010 11:44 WIB ]
normalisasi bisa juga dilakukan pada basis data yang sudah jadi karena ada perkembangan bisnis proses dalam organisasi pemakai aplikasi.BROWSER: Mozilla/5.0 (X11; U; Linux i686; en-US; rv:1.9.1.3) Gecko/20091020 Ubuntu/9.10 (karmic) Firefox/3.5.3 | IP: 118.97.8.22
menambahkan tabel penerbit di akhir wah pasti njelimet mas. dalam desain database kan gak pake "kalau kalau nanti" itulah makanya di normalisasi karena untuk pengembangan nanti memudahkan. misal untuk di pake sendiri di pc rumah tapi kalau di klien?
bukan mendewakan normalisasi tapi konsepnya kan memang gitu. kalau untuk memudahkan searching kan bs pake cara tambah kolom atau tabel baru bantuan. gak harus melanggar konsep trus nanti kesusahan merubah di tengah jalan.kalu gak di normalisasi ya bukan database pake 1 tabel aja heheh mudah
![]()
[ Jumat, 19-02-2010 11:39 WIB ]
Setuju dengan pendapat pak Urip, isi data sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan NORMALISASI.BROWSER: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.1.
Gecko/20100202 Firefox/3.5.8 (.NET CLR 3.5.30729) | IP: 202.169.56.98
tujuan NORMALISASI adalah mencegah REDUDANSI DATA, Mencegah INKONSISTENSI DATA dll. tuh kan gak ada hubungannya...
Gimana tukang entri mau KONSISTEN, wong yang mau di entrikan RIBUAN buku (38703) berapa kali coba dia ngetik "andi offset" gimana gak offset tuh jarinya hehehehe
ComboBox lama? mana lebih cepat ngetik "Elex Media Komputindo" dari ketik E di kibor trus pilih "Elex Media Komputindo" hayooo... lagian kan sekarang ada AUTO SUGGEST(pake AJAX gitu lho)
tidak bisa mas
DFD itu DATA FLOW DIAGRAM mungkin maksudnya ERD yah ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM hehehe ![]()
baru bisaaa...![]()
[ Kamis, 18-02-2010 15:27 WIB ]
apakah normalisasi itu segalanya ?BROWSER: Mozilla/5.0 (X11; U; Linux i686; en-US) AppleWebKit/532.9 (KHTML, like Gecko) Chrome/5.0.307.7 Safari/532.9 | IP: 202.43.95.34
Denormalisasi? dah saya posting tuh.kl gak dinormalisasi enakan pake MS excel aja ![]()
pake NOW() wah hebat CSS bisa pake NOW() ajarin yah mas tak buat semua CSS saya DATETIME ama sekon2nya sekalian ![]()
soal tahun ya kalo liat itu kesimpulanya cssnya pake yg lama. ya minimal kan kalo ada klien baru dibuatkan dunk tampilan baru
, walaupun DB sama yg lain masih pake yg lama ![]()
tahun lama maksudnya bukan cemen tapi komen di css ga dirubah kan terlalu gimanaaa... gitu
. GT kan bukan pemain baru dah professional dah nasional mungkin internasional. komen teman2 unp sama unand kan cuman beda template doank hehehe
[ Kamis, 18-02-2010 07:43 WIB ]
maaf... sebelumnya ini hanya pendapat pribadi saya. menurut saya itu bukan masalah normalisasi database. Dalam proses development sering kita dihadapkan pada masalah fleksibilitas yang diminta oleh client.BROWSER: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-GB; rv:1.9.1.7) Gecko/20091221 Firefox/3.5.7 | IP: 125.163.241.252
yup benar juga saya juga sering mengalaminya tapi gini dalam pembuatan database sederhana perpustakaan saja field2 yang akan ditulis berulang2 akan di pecah menjadi tabel baru dan menempatkan foreign id nya di tabel utama.
masalah kecepatan tentu saja karena akan mengqueri nama ke tabel master penerbit. tapi apakah ini memberatkan sistem?gak terlalu lah. query dan script bisa di optimalkan termasuk mysqlnya .
kalau ditanya pun klien pasti suka memilih penerbit dari pada mengetikkannya
lagian jumlah penerbit kan gak sebanyak buku
hal lain mengakalainya... database penerbit kan ada? ada ikatan atau persatuannya. toh ntar itu-itu juga penerbitnya. dalam sebulan gak akan sampe ratusan penerbit baru. jadi sebeanrnya ini memudahkan dan rapi. kalau kita mengorbankan database demi kemudahan otomatis untuk pengembangan kita telah menutupnya. akan sangat susah nantinya mengubah tabel2 lagi setelah database terisi jutaan entri.
karena kalau dalam hal buku yang sering ditanya adalah?
#berapa buku terbitan penerbit ini?
#berapa buku yg ditulis orang ini?
#berapa buku terbitan ini dan ditulis orang ini
dll(laporan gitulah..)
tapi kalau tujuannya hanya cari judul buku saja sekedar informasi judul2 buku gpp, accepted
kalkulasi data akan bagus. kalau sekarang tentu kalau mau mencari hal di atas pake query LIKE:
... WHERE penerbit LIKE %"andi"% gimana kalau ada penerbit anditama, andika, kickandi
srikandi andia andie dll?(penerbit andi jadi ngiklan neh hehehe)
apakah hasilnya nanti dapat di percaya?
saya juga diatas pendapat pribadi. kalau ada yang salah mohon pencerahan. bukankah untuk masalah kandungan kita percaya doker kandungan... bukan tukang bangunan
piss
Jumat, 30-07-2010 21:11 WIB | diposting dari studio | hit: 418 | komentar: 2
Kamis, 29-07-2010 08:39 WIB | diposting dari studio | hit: 365 | komentar: 0
Rabu, 28-07-2010 18:16 WIB | diposting dari studio | hit: 570 | komentar: 0
Rabu, 28-07-2010 17:24 WIB | diposting dari studio | hit: 979 | komentar: 4
Rabu, 28-07-2010 17:16 WIB | diposting dari studio | hit: 316 | komentar: 0
perlu font gratis dan profesional tapi buat komenrsial disini tempatnya..
font gratis download mudah dan koleksi buaaaanyak..
Kumpulan grafis dan desain PSD bagus dan proffesional..
situs refrensi wajib bagi web designer dan web developer..
website refrensi web designer..